News Update :
Hot News »
Bagikan kepada teman!

Benarkah Nabi Adam Tingginya 30 Meter? Mengapa Tidak Ada Buktinya?

Dalam beberapa riwayat hadis, disebutkan bahwa Nabi Adam memiliki tinggi 60 hasta atau sekitar 30 meter. Hadis ini diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, yang menyebutkan bahwa manusia diciptakan dalam bentuk yang sempurna, dengan tinggi Nabi Adam mencapai 60 hasta. Namun, pertanyaannya, apakah ini harus ditafsirkan secara harfiah? Dan mengapa tidak ada bukti ilmiah yang mendukung keberadaan manusia setinggi itu?

Secara ilmiah, tidak pernah ditemukan fosil manusia purba dengan tinggi mendekati 30 meter. Manusia tertinggi yang tercatat dalam sejarah modern adalah Robert Wadlow, yang tingginya hanya sekitar 2,72 meter. Berdasarkan prinsip biomekanika, semakin tinggi suatu makhluk, semakin besar pula tekanan pada tulang dan organ tubuhnya. Jika manusia memiliki tinggi 30 meter, struktur tulang harus jauh lebih kuat, sirkulasi darah harus sangat efisien, dan tekanan atmosfer pada zaman itu harus sangat berbeda dengan kondisi sekarang.

Selain itu, hukum gravitasi juga menjadi faktor yang perlu dipertimbangkan. Makhluk dengan tinggi 30 meter akan menghadapi tantangan besar dalam pergerakan dan metabolisme. Hewan terbesar di darat, seperti gajah, memiliki batas pertumbuhan tertentu karena tekanan gravitasi terhadap tubuh mereka. Jika manusia setinggi 30 meter pernah ada, seharusnya kita menemukan bukti fosil, jejak kaki, atau struktur peradaban yang mendukung klaim tersebut. Namun, hingga saat ini, tidak ada temuan arkeologi yang menunjukkan keberadaan manusia sebesar itu.

Namun, ada juga kemungkinan bahwa hadis tersebut tidak dimaksudkan secara harfiah, melainkan sebagai bentuk penyampaian nilai spiritual atau simbolis. Beberapa ulama menafsirkan bahwa tinggi 60 hasta bisa merujuk pada keagungan atau keistimewaan Nabi Adam dibandingkan manusia setelahnya, bukan ukuran fisik sebenarnya. Dalam banyak narasi keagamaan, perumpamaan sering digunakan untuk menyampaikan makna yang lebih dalam, bukan sebagai fakta ilmiah.

Lalu, bagaimana menurut Anda? Apakah tinggi Nabi Adam benar-benar 30 meter, ataukah ini harus dipahami dalam konteks lain? Apakah Anda berpikir ada kemungkinan bukti ilmiah ditemukan di masa depan, atau ini lebih kepada keyakinan dan tafsir agama? Mari diskusikan!

komentar | | Read More...

DEWAN PENGKHIANAT RAKYAT

Oleh: Mhetallo Adonara


1//


Kepada bapak ibu

Pangkat lima tahun

Yang terhormat


Tulisan ini   

Tercatum paraf murka

Rakyat yang membahana


Tatkala

Segala amanah yang tertitip

Di saku bapak ibu

Dilecehkan oleh bapak ibu sendiri

Dengan terbitan omnibus

Iblis oligarki


2//


Benar adanya

Kutipan tulisan sobat pena

Yang berbunyi

“Dewan legislatif merupakan perkumpulan

Atraksi sulap”


Banteng merah

Yang dulu meneteskan air mata

Lantaran BBM yang melejit

Berubah menjadi teroris

Yang maha keji


Perihal

Apa yang menjadi kegaduhan sekarang

Terlahir dari pola pikir

Konspirasi kue feodalisme

Banteng merah penguasa tertinggi


Dan bukan main

Tak cukup sampai situ saja


Interupsi dua penolakan

Dihentikan dengan cara

Mematikan mikrofon


Seraya

Tak sekali pun

Mempedulikan

Walk out sebagai

Protes pada sidang

Keputusan peresmian

Undang-undang perampok

Investor asing


3//


Dewan pengkhianat rakyat

Tidur bersanding kerja

Sama-sama menghasilkan

Bau kentut gila


Sebab

Yang dibahas dan diputuskan

Selalu saja melukai

Relung hati pribumi 


Dewan pengkhianat rakyat

Gaji yang setinggi langit

Tak selaras dengan tanggung jawab

Mengayomi rupa pribumi


Sebab

Jeritan dari barat sampai timur

Dianggap mainan

Yang tak perlu dibahas serius

Selain tema penggemukan perut

Dengan uang-uang pribumi


Dewan pengkhianat rakyat

Sarang komplotan tukang tipu

Kelas atas


Sebab

Katanya fokus mengurus pandemik

Tapi sembunyi-sembunyi

Mengelar pertemuan

Untuk melancarkan

Niat birahi mereka sendiri


4//


Ha ha ha ha ha ha

Lucunya dewan negeri ini

Berhak mendapatkan piala

Dalam kategori jenaka terbaik


Perihal

Kerjanya amburadul

Tapi anti kritik


Bahkan

Suara minor yang turun ke jalan

Selalu difitnah

Sebagai barisan yang ditunggangi


Jadi

Mendingan undang-undang kebebasan

Menyampaikan pendapat dihapuskan saja

Dari negeri ini


Karena

Buat apa ada undang-undang berpendapat

Jika demonstrasi aspirasi

Selalu dibubarkan secara represif

Sampai penangkapan kepada demonstrasi

Oleh tameng-tameng senjata

Pelindung bapak ibu berdasi


5//


Hai

Untuk aku, kau, dan dia di sana


Mari satukan komando

Kita gempur kantor dewan

Sampai pencabutan omnibus itu ada

 

Jangan terbuai

Klarifikasi pemerintah

Karena apa yang diucapkan berbanding

Terbalik dari realita

Seperti BPJS yang katanya gratis

Tapi ujung-ujung nya bayar


Masa bodoh

Dengan ketukan palu paripurna


Sebab

Telah banyak aturan

Tercipta yang mereka langgar sendiri


Ingat

Ini teritori yang diwariskan nenek moyang

Bukan teritori pembebasan investor asing

Perusak cakrawala alamiah


Ingat

Kita harus melawan sekarang

Jangan menunggu lagi


Sebab

Sebelum ada omnibus

Kita sudah sengsara

Apalagi sekarang ada omnibus


Mungkin saja

Negeri kita akan menjadi

Negeri suruhan 

Antek-antek asing

Yang digaji secara sukarela

Dengan upah seribu rupiah

Satu tahun penuh minus cuti


Jayapura, 07-10-20

komentar | | Read More...

Adilakh Hukum KEBIRI diberlakukan?

Setelah adanya suatu tidak kejahatan yang telah terjadi pada seorang wanita dengan kisah yang tragis yang meninggal karena kemaluanya dimasukan gagang cangkul setelah diperkosa oleh kekasihnya, ini mungkin menjadi acuan untuk segera didirakn hukum kebiri di Indonesia.
tetapi masalahnya adalah apakah ini efektif untuk mengurangi tidak kejahatanyang ada di negara kita?
Apakah dengan adanya hukum kebiri akan menurunkan tidak kejahata?
Bagaimana kalu Kejahatan telah berevolusi dengan menghalalkan yang namanya prostitusi? dengan alasan daripada memperkosa?
atau bahkan seorang yang telah dihukum kebiri akan malah tambah jadi jahat karena merasa tidak ada lagi gunanya hidup ini?
ya,, mungkin ini hal yang masuk akal, ketika seorang yang telah dihukum kebiri mereka justru menjadi akan marah dan dendam. untuk apa hidup jika tanpa pasangan?
yang ditakutkan adalah dendamnya pada hal yang lebih parah.


 Kebiri Tolon gdipikirkan lagi lah...
HUkum Islam saya rasa sudah sangat tepat.... Kalo gak kapok ya mati gitu aja......
gak ada dendam yang tersimpan.
komentar | | Read More...

Islam datang dengan Damai

Dari berbagai macam Debat yang telah dilaksanakan oleh Dr. Zakir naik berikut ada suatu hal yang membuat saya tertarik untuk dibahas, mengapa masih ada yang tidak percaya akan adanya islam. dan islam bukan teroris, ini hanyalah kesalan media yang selalu membesarkan masalah yang sebenarnya tidak ada.
 dan akan menjadi topik besar ketika media telah mengekspose berita yang tidak benar dan hal yang terburuknya adalah lebih banyak yang percaya akan hal tersebut dibandingkan kebenaran yang ada didepan mata. inilah hebatnya kamum yang akan menghancurkan islam,. menjadi gelisah karena tidak tahu akan kebernaran yang ada.


Saksikakn debat yang lain di Indodebat,, Indonesia Berdebat sehat...
komentar | | Read More...

Guru Bukan pahwalan tanpa tanda jasa

Selama ini kita Sering mendengar kata2 yang mengagungkan Guru,,,
Mereka menyebut bahwa guru adalah "pahlawan tanpa tanda jasa"
dan ini mungkin benar, tetapi itukan dulu, ketika indonesia masih dalam kebodohan, ketika negeri kita masih banyak yang tidak bisa baca tulis... dan memang Sepantasnya mendapat julukan itu,,,


Akan tetapi bagaimana dengan Guru pada era moderen saat ini???
Di tambah lagi kata2 yang mengagungkan profesinya,, Bahwa mereka adalah ujung tombak kemajuan bangsa,,, Sampai disini mungkin masih bisa di Andalakn dangan kalimat diatas,,
Semua ini sepantasnya di koreksi lagi untuk para guru di jaman sekarang yang serba sulit!!!
dimana mereka bekerja mendidik dan mengajar murit tanpa menganal lelah, hingga menjadikan anak didik nya menjadi orang yang berhasil dikemudian hari.

Nah,,, bagaimana jika para guru menuntut untuk mendapatkan gaji besar dan tunjangan yang layak bagi mereka????
Disinilah perbedaanya, Mungkin banyak orang yang setuju bahwa:
1. Guru Adalah pejuang Bangsa
2. Guru Adalah pekerjaan yang mulia
3. Guru Adalah pahlawan dalam hidup kita.
4. Guru Adalah Orang kedua setelah orang tua kita
5. Guru Adalah Jalan menuju cita-cita dan impian kita

Hanya satu yang perlu di pertanyakan,
Apakah benar mereka bekerja tanpa tanda Jasa???

komentar | | Read More...

Pemilu Golput itu Lebih Baik

Di Indonesia sangat gencar dengan adanya pesta rakyat, dimana masing2 kandidat berlomba2 untuk mencari pendukung, tapi sebenernya apasih yang menjadi kelebihan mereka itu? padahal kan 99% masyarakat indonesia tidak kenal pada mereka yang diatas, dan hanya mengikuti budaya ikut2an. dengan kata lain mereka nyoblos karena ikutan orang lain.
beberapa alasan untuk golput adalah:
1. Memang tidak kenal sama sekali sama calon kandidat tersebut, sehingga orang yang dipilih itu seharusnya orang yang dikenal, sehingga dia bisa mempertanggung jawabkan suaranya itu.
2. Banyak yang melakukan politik uang, dimana mereka akan memberikan uang kepada masyarakat yang mendukungnya.
3. saya yakin masyarakat memilih karena orang lain juga memilih, bukan dari hati nurani mereka sendiri. atau karena calon tersebut merupakantetangganya sendiri.
komentar | | Read More...

Nyogok Kerja itu uangnya Halal

 Halo sahabat Indo, bagaimana kabar hari ini?
Sekarang ini banyak sekali di lingkungan kita yang berkerja di berbagai instansi Negeri maupun Swasta yang masuknya dengan cara tidak baik, alias NYOGOK,,
Sperti yang kita ketahui bahwa tidakan ini adalah tidak baik, tapi mengapa masih banyak diantara kita yang melakukan hal seperti ini? apakah mereka tidak tahu? saya yakin mereka sangat paham dan tau dengan aturan ini, tetapi mereka tidak punya pilihan lain, jika tidak nyogok maka mereka tidak bisa bekerja di instansi tersebut, dan parahnya lagi hal ini lebih banyak terjadi di instansi pemerintahan di banding swasta. yang kahirnya Merugikan NEGARA INDONESIA TERCINTA.

Dalam salah suatu Konsultasi Syariah (Search Google) di tuliskan bahwa nyogok untuk bekerja itu hukumnya dosa besar, tetapi apabila dia yang melakukannya terlah bertaubat maka Gaji yang diterimanya akan menjadi Halal dan Sah,, dengan alasa mengemban tugas masyarakat dan tanggung jawab, dan harus disedekahkan sebagian hartanya tersebut.

Ini bertentangan dengan Hati nurani saya, Kalo begitu seandainya saya memiliki uang banyak bisa donk saya juga nyogok, dan nantinya taubat,, ya walaupun harus dari hati memang susah..tapikan saya juga bisa sedekah dengan hasil gaji saya..

Banyak diantara kita budaya nyogok kerja ini, sehingga besar diantara kita yang ikut2tan melakukan tindakan ini, 

Pro :
1. Kalo tidak nyogok tidak ada yang menerima kerja yang enak
2. Toh nanti juga hasilnya tetep Halal kan? setelah bersedekah.
3. Yang ngajarin kan orang yang instansi tersebut, saya kan ngikut aturan aja.

Kontra:
1. Walau gimanapun dalam agama Jika awanya Haram hasilnya juga tetap haram
2. Daripada uang nya untuk nyogok mending untuk wirausaha sendiri
3. Kasihan orang yang berpendidikan tinggi tapi gak punya uang  maka tidak bisa kerja.



Bagaimana menurut kaliah tindakan Kerja Nyogok ini? apakah bisa diterima?

komentar | | Read More...

Pages

Categories

 
Copyright © 2011. Indo Debat . All Rights Reserved.
Design Template by Indo Debat | Support by creating website | Powered by Blogger